Analisis Peluang Usaha Budidaya Rumput Odot

Karateristik rumput odot                                                          

  • Tingi tanaman sekitar 125 cm.
  • Jumlah anakan sekitar 150 per m2.
  • Tingkat persentase daun sekitar 70%.
  • Palatabilitas yang tinggi ( sapi perah FH mengonsumsi kira – kira 60% dari seluruh tanaman serta 71,6% untuk konsumsi sapi potong).
  • Untuk tanah kritis yg ditanami rumput odot dengan perlakuan penambahan pupuk organik berupa kotoran ternak dapat menambah daya tampung lahan (carrying capacity) hingga 22 ekor/ha untuk sapi bali dengan berat badan 150 kg dengan pertambahan berat badan 0,5 kg/hari.

Modal usaha rumput odot

  1. Lahan

Modal pertama yang wajib disiapkan yaitu lahan, akan lebih menguntungkan kalau mempunyai tanah sendiri bukan sewa. Dalam postingan kali ini kita akan memanfaatkan contoh tanah seluas 20×50 M.

  1. Bibit

Modal selanjutnya yaitu bibit rumput Odot, dapat dibeli dari petani lain yang sudah lebih dahulu menanam Odot, pastikan memilih bibit dari tanaman yang telah tua contohnya berusia 1 hingga 2 tahun serta sudah beberapa kali dipanen.

  1. Pupuk

Modal ketiga yaitu pupuk, biasanya para petani memanfaatkan pupuk jenis urea, tidak butuh banyak – banyak untuk tanah luas 20×30 M cuma menghabiskan setengah sak pupuk ZA, ditabur pada saat tanaman mulai tumbuh daun muda.

  1. Air

Modal keempat diperlukan pada saat musim kemarau datang, keperluan air hijauan rumput odot banyak supaya tetap dapat tumbuh serta subur sebelum waktu panen.

Cara penanaman rumput odot

  • Hal pertama yang wajib dilakukan yaitu pembersihan lahan.
  • Selanjutnya yaitu pengolahan tanah (lebih baik dilakukan pada saat akhir musim kemarau sehingga penanaman bisa dilakukan pada saat awal musim hujan).
  • Kemudian pembuatan lubang – lubang tanaman dengan jarak tanam 60 x 100 cm.
  • Dibutuhkan000 bahan stek untuk keperluan lahan seluas 1 hektar.
  • Pemupukan

Pupuk P serta K diberikan 2 kali dalam setahun yaitu ketika saat pengolahan tanah serta 6 bulan dengan dosis masing – masing 200 kg DS serta 200 kg ZK per hektarnya. Pupuk N diberikan 200 kg ZA/ha/tahun yang diberikan setiap kali sesudah 2 hingga 4 kali pemangkasan.

 

Bisa juga dimanfaatkan pupuk kandang sebanyak 400 kw/ha/tahun yang diberikan saat waktu pengolahan tanah serta sesudah pemangkasan. Pemungutan Hasil (pemotongan):

 

  1. Pemangkasan rumput gajah yang pertama dilakukan sesudah tanaman berusia 60 hari.
  2. Kemudian dilakukan selang 40 hari pada saat musim hujan serta selang 60 hari pada saat musim kemarau.
  3. Pada pemangkasan batang rumput gajah lebih baik ditinggalkan ± 10 cm dari permukaan tanah.

Pemangkasan batang tanaman yang terlalu pendek menyebabkan semakin lambatnya pertumbuhan kembali, akan tetapi kalau batang yang ditinggalkan terlalu panjang maka tunas batang saja yang akan berkembang sedangkan jumlah anakan akan berkurang.

Baca juga: Jenis Rumput Makanan Kambing Yang Baik Untuk Ternak

Panen rumput odot

Jarak panen dari waktu tanam pertama kira – kira 3 bulan, kemudian dapat panen setiap 60 hari sekali. Lahan dengan luas 20×50 M dapat menghasilkan uang kira – kira Rp600.000 hingga 750.000 sekali panen.

Tidak harus khawatir, kalau rumput telah siap panen umumnya akan datang para penebas yang juga penjual pakan, rumput Odot akan diikat dengan jumlah tertentu kemudian akan dijual secara eceran ke peternak dengan harga kira – kira Rp5.000 hingga 10.000 per ikat.

Jadi dalam setahun setidaknya dapat panen sebanyak 5 hingga 6 kali dengan hasil rata – rata Rp600.000 hingga 750.000 sekali panen atau kira – kira Rp3.000.000 sampai Rp4.500.000 setahun.

Peremajaan rumput odot

Peremajaan atau dalam bahsa jawa sulam atau disulami ini dilakukan kalau tanaman sudah berusia 3 hingga 4 tahun sesudah tanaman sudah tidak responsive lagi terhadap pengelolaan.

Sesudah pemangkasan terakhir, tanah diantara barisan dicangkul serta dilakukan pemupukan. Batang yang mati atau telah tua dapat diganti dengan bibit yang baru.

Buatlah lubang tanam untuk tanaman baru pada perpotongan silang rumput yang lama, untuk menjaga kesinambungan stok hijauan ternak.

Sesudah tanaman baru tumbuh, sisa tanaman lama dibongkar sampai ke akar – akarnya. Komposisi Gizi Rumput Gajah (bahan kering) : Bagian yang bisa dicerna dari rumput gajah yaitu : Bahan kering Protein kasar = 10.19 Serat Kasar = 34.15 Lemak = 1.64 Abu = 11.73.

Kandungan Nutrisi Rumput Gajah Odot:

  • Protein kasar 14 %.
  • Protein kasar daun 14.35% .
  • Protein kasar batang 8.1 %.
  • Kadar lemak kasar  daun 2.72%.
  • Kadar lemak kasar batang 0.91%.
  • Digestibility daun 72.68%.
  • Digestibility batang 62.56%.

Sebelum memberikan rumput odot untuk ternak sebaiknya rumput dicacah terlebih dahulu menggunakan mesin pencacah rumput.