Cara Menanam Biji Cengkeh

Cara menanam biji cengkeh – Cara menanam cengkeh yang benar mempengaruhi tentang cepatnya panen. Cengkeh sebagai tanaman rempah yang sangat penting bagi bahan dapur ataupun lainya tentunya sangat dibutuhkan dalam memasak dan produksi lainya. Cengkeh ini sering dijadikan bahan penyedap pada masakan

Biasanya, bagian cengkeh yang sering dimanfaatkan pada tanaman cengkeh adalah bagian pucuknya. Setelah melewati proses pengeringan, kuncup cengkeh baru bisa dikonsumsi atau digunakan. Bunga cengkeh dari tanaman inilah yang disebut sebagai cengkeh.

Cara menanam biji cengkeh yang benar tidak sebegitu sulit dilakukan. Rasanya yang hangat dan pedas cukup disukai oleh banyak masyarakat, terutama yang tinggal di daerah ketinggian. Selain itu, dengan berbagai kandungan cengkeh, cengkeh punya berbagai manfaat yang bagus untuk kesehatan tubuh.

cara menanam biji cengkeh

Pembibitan

Cara menanan cengkeh yang awal dilakukan adalah proses pembibitan. Kita bisa memilih menggunakan buah cengkeh yang sudah tersedia atau membeli untuk benihnya. Kalau ingin menggunakan buahnya, pilih buah cengkeh yang cukup tua, dengan warna ungu yang kehitaman

Pastikan cengkeh yang kita gunakan adalah buah yang sudah matang di pohonnya. Tahap berikutnya adalah pemanfaatan biji buahnya untuk benih. Caranya dengan dikupas kulit buah cengkeh dengan hati-hati dan pastikan biji yang keluar tidak rusak maupun luka.

Setelah itu, langsung dicuci dan perendaman pada biji cengkeh yang sudah dipilih (pastikan cuma yang berkualitas saja) sampai lendir-lendir hilang, lalu biji yang ditanam pada media tanam yang sudah disiapkan.

Persiapan Media Tanam dan Penyemaian

Setelah melalui pembibitan, cara menanam cengkeh yang ke dua adalah dengan menyiapkan media tanam. Siapkan bahan-bahan seperti tanah yang subur, pupuk kandang organik, pot atau plastik polybag, cetok air dll.

Baca Juga
Pertemuan Keluarga Calon Mempelai yang Sukses

Setelah disiapkan berbagai bahan tersebut, lalu campurkan tanah yang subur dengan pupuk kandang memakai perbandingan 2:1. Hasil campuran lalu dimasukkan ke dalam pot atau plastik polybag dengan membuat lubang di bagian tengahnya untuk menaruh bibit cengkeh.

Biji ditrauh pada lubang polybag lalu ditutupi dengan tanah dan dipadatkan terus di siram dengan air secukupnya. Polybag ditaruh pada daerah yang sejuk tapi cukup mendapatkan sinar matahari sekitar 30%. Pantau terus perkembangan bibit cengkeh secara teratur dan teliti.

Mempersiapkan Lahan

Cara menanam cengkeh yang ke tiga yaitu mempersiapkan lahan. Persiapkan lahan ini sebaiknya dilakukan kurang lebih 2 bulan sebelum pemindahan dan penyemaian.

Lahan yang baik berada di area yang terbuka dan mendapat sinar matahari, bebas gulma atau semak belukar, bebatuan dan tanaman liar, dan dilakukan penggemburan dengan pupuk kandang atau organik. Setelah tanah disuburkan dengan pupuk kandang kurang lebih 1 minggu, tanah di bajak menggunakan cangkul saja dengan kedalaman 80 cm dan lebar 50 cm, lalu dimasukkan lagi pupuk kandang ke dalam lubang. Tanah lalu didiamkan sampai bibit cengkeh siap ditanam.

Pindahkan Biji Cengkeh

Bibit cengkeh yang sudah berusia 2 tahun sudah bisa kita pindah ke lahan, sehingga batang cengkeh menjadi besar dan bisa memperoleh kuncup bunga yang cukup banyak.

Cara menanam cengkeh selanjutnya adalah dengan memindahkan bibit yang batangnya agak lurus, lalu dibersihkan bibit dari polybag dan tanam pada lubang yang sudah ada. Bibit cengkeh yang sudah ditanam lalu dipadatkan sambil siram air ke dalam tanah.

Bibit cengkeh yang sudah ditanam lalu diikat dengan kayu agar posisinya tetap berdiri tegak. Terakhir, pupuk kandang di sebarkan pada area di sekitar tanaman cengkeh

Baca Juga
cara ternak sapi cepat gemuk

Perawatan Tanaman Cengkeh

Cara menanam cengkeh selanjutnya adalah dengan merawatnya dengan baik. Proses merawat tanaman cengkeh terbilang mudah dan tidak terlalu merepotkan. Proses penyiangan dengan cara menghilangkan gulma di area sekitar batang cengkeh.

Pemupukan memakai pupuk kandang dilakukan setiap empat bulan sekali. Penyemprotan insektisida dilakukan untuk melindungi tanaman cengkeh dari hama, kemudian proses perawatan dilakukan secara rutin dengan penyiraman. Pada tahun-tahun awal, perawatan intensif harus dilakukan agar pertumbuhan tanaman kuat, besar, dan cepat berbuah.

Panen Cengkeh

Proses pemanenan cengkeh dilakukan dengan cara memetik bagian bunga cengkeh yang masih kuncup. Umumnya umur panen pada tanaman cengkeh dapat dilakukan pada umur 4,5-8,5 tahun. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena jumlah cengkeh yang dihasilkan sangat tinggi dalam sekali panen.

Selain itu, proses pemanenan juga bisa dilakukan berkali-kali pada pohon yang sama. Pemetikan atau panen harus dilakukan pada waktu yang tepat. Jika pemetikan dilakukan lebih awal atau terlambat maka cengkeh dianggap sebagai cengkeh yang kurang berkualitas.

Proses pemanenan cengkeh biasanya dilakukan dengan cara memetik bagian bunganya. Jangan sampai bunganya mekar karena biasanya yang dibutuhkan adalah kuncup bunga. Petik saja bagian bunganya tanpa menyertakan ranting dan daunnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga pertumbuhan tunas tanaman cengkeh.

Demikian adalah beberapa cara menanam biji cengkeh kita bisa menggunakan mesin perontok cengkeh untuk membantu kita agar lebih efektif. Semoga berhasil!

/// Baca Selengkapnya \\\