Cara Menanam Padi Dengan Cepat

Padi tanaman pangan yang kita konsumsi setiap hari, jika tidak ada petani padi ntah sekarang kita makan apa, sementara masyarakat indonesia sangatlah membutuhkan padi untuk di makan sehari-hari. Pada artikel kali ini saya akan membagikan cara menanam padi dengan cepat dan mudah.

Tanaman padi merupakan tanaman pangan penting yang telah menjadi makanan pokok lebih dari setengah penduduk dunia”. Bahkan di Indonesia padi merupakan salah satu tanaman utama yang di budidayakan oleh petani sebagai makanan pokok masyarakat.

Mengingat perkembangan zaman yang semakin maju dan berkelanjutan kegiatan budidaya padi dibidang pertanian mulai dari persemaian, pengoolahan lahan hingga panen dilakukan secara berkelanjutan. Menanam dalam proses menanam padi menggunakan alat pemanen padi.

 

1.Pemilihan Variates

Budidaya tanaman padi diawali dengan pemilihan varietas. Pemilihan varietas perlu dilihat untuk mendapatkan hasil yang baik.

Varietas VUB (Varietas unggu baru) mudah beradaptasi dengan lingkungan baru serta varietas ini menjamin akan mendapatkan hasil yang tinggi  juga pertumbuhan yang baik. Menanam Varietas VUB secara bergantian untuk memutus siklus hidup hama dam penyakit. Hasil dari produk varietas VUB ini  telah diterima oleh pasar.

 

2.Pengolahan tanah

cara menanam padi dengan cepat

Pembajakan dilakukan 2 minggu sebelum penanaman. Lahan yang akan digunakan terlebih dahulu diairi sampai tergenang. Kemudian tanaman tersebut di olah dengan membajak menggunakan mesin hand traktor.

Pembajakan lahan dilakukan sebanyak 2 kali yang mana setelah pembajakan pertama dilakukan penggenangan lagi selama 1 minggu kemudian dilakukan pembajakan kembali disertai penggenangan selama 1 minggu hingga terbentuk pelumpuran.

Kemudian digaru dan dibuat saluran sekeliling. Lahan harus dalam keadaan datar supaya air tidak tergenang dipermukaan tanah yang akan ditanami.

 

3. Persemaian

Sebelum melakukan persemaian, benih harus di seleksi terlebih dahulu dengan merendam dalam air garam dengan cara di aduk benih dalam air garam tersebut. Benih di rendam selama 2 hari setelah itu benih dikeringkan serta di peram selama 2 hari.

Baca Juga
Cara Merawat Kambing Agar Cepat Besar

Benih yang bagus (bernas) ialah benih yang tenggelam, sedangkan benih yang tidak bernas akan mengapung sehingga benih tersebut tidak layak digunakan. Setelah selesai diseleksi petani melakukan persemaian dengan rerata waktu 13 hari bibit disemai.

 

4. Cara Menanam Padi Dengan Cepat

Cara menanam padi dengan cepat adalah proses penanaman setelah benih padi yang disemai tumbuh sempurna.

Ciri-ciri benih yang baik usai proses persemaian adalah jumlah daun 5 sampai dengan 6 helai, tinggi daun 22 cm hingga 25 cm, dan batang bawah besar serta keras.

Lantas, bagaimana cara menanam padi?

Cara Menanam Padi Dengan Cepat:

  • Pindahkan bibit dari lahan semai ke lahan tanam dengan hati-hati jangan sampai merusak tanaman.
  • Masukkan bibit atau benih perlahan ke bagian lubang yang telah kamu siapkan.
  • Sebaiknya dua atau tiga benih hanya untuk satu lubang tanam dengan kedalaman 2 cm hingga 15 cm.

Cara Menanam Padi Jajar Legowo:

  • Cara menanam padi jajar legowo 2:1 adalah berselang-seling dua baris dan satu baris dikosongkan.
  • Lahan tidak berteras/kemiringan lahannya < 25 persen (lebar petakan > 3 m),
  • Takaran pemberian pupuk di tambah 10 persen-20 persen dari takaran pada cara tanam padi tegel.
  • Lahan digenang pada umur 7 hari setelah tanam untuk menekan pertumbuhan gulma jika tidak disemprot herbisida.
  • Barisan tanaman searah matahari.

 

5. Cara Panen Padi

cara menanam padi dengan cepat

Cara panen padi tergantung kepada alat perontok yang digunakan:

  • Ani-ani umumnya digunakan petani untuk memanen padi lokal yang tahan rontok dan tanaman padi berpostur tinggi dengan cara memotong pada tangkainya.
  • Cara panen padi varietas unggul baru dengan sabit dapat dilakukan dengan cara potong atas, potong tengah atau potong bawah tergantung cara perontokannya.
  • Cara panen dengan potong bawah, umumnya dilakukan bila perontokannya dengan cara dibanting/digebot atau menggunakan pedal thresher.
  • Panen padi dengan cara potong atas atau potong tengah bila dilakukan perontokannya menggunakan mesin perontok.
  • Cara panen dilakukan dengan cara potong bawah (5-10 cm diatas permukaan tanah) menggunakan sabit.
  • Padi yang telah di potong dikumpulkan atau digunduk dengan menggunakan alas plastik 1m x 1m. Penundaan perontokan dalam bentuk gundukan tidak boleh lebih dari 1 malam.
  • Gundukan padi dibungkus alasnya diangkut ke lokasi perontokan. Gundukan dipindahkan ke alas perontokan dari bahan plastik / terpal berukuran 6m x 6m.
  • Sebaiknya langsung dilakukan perontokan, namun bila dilakukan penundaan perontokan dalam bentuk gundukan, tidak boleh lebih dari 1 hari. Gundukan padi diberi alas terpal dan ukuran tinggi gundukan maksimum 1 meter
Baca Juga
Kenali 5 Bahan Pembuatan Tas Seminar Ransel Yang Berkualitas

Bagaimana mudah bukan cara menanam padi di atas? Sementara itu, untuk memanen padi, di butuhkan alat pemanen padi contohnya dengan alat tradisional yaitu ani-ani.

 

Jenis-Jenis Varietas Padi Lokal

Varietas padi lokal adalah varietas padi yang khusus berada di daerah tertentu. Varietas semacam ini hanya cocok ditanam di daerah tertentu saja, karena membutuhkan spesifikasi khusus untuk tumbuh dan memproduksi padi.

Varietas padi lokal adalah varietas padi yang khusus berada di daerah tertentu. Varietas semacam ini hanya cocok ditanam di daerah tertentu saja, karena membutuhkan spesifikasi khusus untuk tumbuh dan memproduksi padi.

 

Secara Tipe Beras Yang Di Hasilkan

1.Padi Ketan

Padi ketan lebih lengket dari padi nasi, sehingga tidak dijadikan makanan pokok. Padi ketan biasanya dijadikan bahan pembuatan tape ketan, bubur ketan, dan macam-macam makanan khas daerah.

Varian padi ketan antara lain adalah varian padi ketan merah, putih, dan hitam.

Padi pera adalah padi yang apabila berasnya dimasak, akan menghasilkan nasi bertekstur pera. Pera adalah tekstur nasi yang sedikit keras.

2. Padi Wangi

Sesuai namanya, padi wangi memiliki karakteristik beraroma wangi. Padi seperti ini contohnya adalah padi pandanwangi

3. Padi Pera

Tekstur ini berasal dari kadar amilosa yang tinggi. Semakin tinggi kadar amilosa, semakin terasa tekstur nasi tersebut. Kadar amilosa yang menghasilkan tesktur pera minimal 25%.

Padi pera diproduksi dan populer di daerah Sumatera Barat dan Riau. Padi dengan kadar amilosa tinggi tak hanya dijadikan nasi, pun juga menjadi bahan utama pembuatan bihun dan tepung beras.

Contoh padi pera adalah Inpari 12 (amilosa 26,4%), Inpara 1 (27,9%), Inpara 3, (28,6%), Inpara 4 (29%),  Inpari 17 (amilosa 26%), dan Hipa 4 (24,7%).

Baca Juga
Yuk, Bijak Memilih Portal Berita Sumenep

4. Padi Pulen

Padi pulen adalah padi yang apabila berasnya dimasak, akan menghasilkan karakteristik nasi yang pulen. Sebagian orang lebih menyukai nasi yang pulen alias sedikit lengket.