Syarat Mengurus Surat Nikah di KUA Yang Harus Anda Ketahui

Mengurus surat nikah merupakan salah satu hal yang harus dilakukan oleh pasangan suami istri setelah menikah. Surat nikah memiliki peran penting sebagai bukti bahwa pernikahan yang dilakukan telah sah secara hukum di Indonesia. Namun, sebelum dapat mengurus surat nikah di Kantor Urusan Agama (KUA), terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Berikut ini adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mengurus surat nikah di KUA.

Syarat Mengurus Surat Nikah di KUA

syarat-mengurus-surat-nikah-di-kua

1.      Surat Nikah Dari Penghulu Atau Pemuka Agama

Untuk dapat mengurus surat nikah di KUA, pasangan suami istri harus melampirkan surat nikah dari penghulu atau pemuka agama yang telah melangsungkan pernikahan mereka. Surat nikah ini berisi informasi mengenai data pasangan suami istri, tanggal, dan tempat pernikahan, serta tanda tangan penghulu atau pemuka agama sebagai saksi sahnya pernikahan tersebut. Baca juga: cara mengurus surat nikah yang harus Anda pahami.

1.      Fotokopi Kartu Tanda Penduduk(KTP)

Selain surat nikah dari penghulu atau pemuka agama, pasangan suami istri juga harus melampirkan fotokopi KTP masing-masing. Hal ini diperlukan untuk memverifikasi identitas pasangan suami istri yang mengurus surat nikah di KUA.

2.      Surat Keterangan Dari RT/RW

Pasangan suami istri juga harus melampirkan surat keterangan dari RT/RW tempat tinggal mereka. Surat keterangan ini diperlukan sebagai bukti bahwa pasangan suami istri benar-benar tinggal di wilayah tersebut dan merupakan warga negara Indonesia.

3.      Surat Izin Orang Tua Atau Wali (jika diperlukan)

Bagi pasangan suami istri yang masih di bawah umur atau belum mencapai usia dewasa, mereka harus mendapatkan surat izin dari orang tua atau wali untuk dapat mengurus surat nikah di KUA. Surat izin ini harus disertakan pada saat mengajukan permohonan pengurusan surat nikah di KUA.

Baca Juga
Waktu Terbaik Posting Feed Instagram Kapan Sih?

4.      Biaya Administrasi

Setiap proses pengurusan surat nikah di KUA biasanya akan dikenakan biaya administrasi. Biaya administrasi ini dapat berbeda-beda tergantung dari kebijakan dan aturan yang berlaku di masing-masing KUA. Pasangan suami istri yang akan mengurus surat nikah di KUA sebaiknya menanyakan informasi mengenai biaya administrasi yang harus dibayarkan sebelum mengajukan permohonan pengurusan surat nikah.

Selain kelima syarat di atas, terdapat juga beberapa persyaratan tambahan yang harus dipenuhi, seperti surat keterangan cerai (jika salah satu pasangan pernah menikah sebelumnya), akta kelahiran (jika pasangan suami istri belum memiliki anak), dan dokumen-dokumen lainnya yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan.

Dalam proses pengurusan surat nikah di KUA, pasangan suami istri juga disarankan untuk datang ke kantor KUA pada jam-jam kerja yang telah ditentukan. Pasangan suami istri juga disarankan untuk mempersiapkan semua dokumen dengan baik dan dengan benar. Anda juga harus memahami bagaimana cara mengurus buku nikah yang hilang supaya bisa berjaga jaga untuk kedepannya.

Dalam proses mengurus surat nikah di KUA, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh calon pengantin. Dengan memenuhi syarat-syarat tersebut, diharapkan proses pernikahan dapat berjalan dengan lancar dan sah secara hukum. Oleh karena itu, sangat penting bagi calon pengantin untuk mempersiapkan diri dan memastikan bahwa mereka memenuhi semua syarat sebelum mengajukan permohonan untuk mengurus surat nikah di KUA. Dengan demikian, proses pernikahan dapat terlaksana dengan baik dan membawa kebahagiaan bagi kedua belah pihak serta keluarga mereka.

Nah, itulah beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam mengurus surat nikah di KUA. Pasangan suami istri yang akan mengurus surat nikah di KUA sebaiknya mempersiapkan dokumen-dokumen tersebut dengan baik dan lengkap sebelum mengajukan permohonan. Dengan memenuhi syarat-syarat tersebut, diharapkan proses pengurusan surat nikah di KUA dapat berjalan dengan lancar dan mudah.

Baca Juga
Cara Untuk Membunuh Ulat Sampah Dengan Bahan Kimia