7 Langkah Budidaya Tanaman Cengkeh, Rempah Asli Indonesia

Tanaman ini berasal dari Pulau Maluku, kemudian menyebar ke daratan Indonesia lainnya sampai ke manca negara seperti Bangladesh, Sri Lanka, Pakistan, dan banyak lagi. Termasuk rempah asli dari Indonesia, faktanya tak banyak masyarakat yang menanam tanaman ini di rumah. Padahal, langkah budidaya tanaman cengkeh cukup mudah untuk dilakukan.

Cengkeh merupakan salah satu jenis tanaman rempah yang memiliki beragam manfaat. Bagian yang sering dimanfaatkan dari tanaman cengkeh ini adalah bagian kuncup bunganya. Umumnya akan melalui proses pengeringan terlebih dulu sebelum akhirnya dikonsumsi atau digunakan. Kuncup bunga inilah yang seringkali disebut oleh masyarakat sebagai cengkeh.

budidaya tanaman cengkeh

Langkah Budidaya Tanaman Cengkeh di Rumah

1. Persiapan Bibit Cengkeh

Cara pertama untuk mendapatkan tanaman cengkeh agar cepat berbuah yaitu dengan memilih bibit unggul cengkeh. Bibit cengkeh bisa Anda dapatkan dengan cara membeli langsung benihnya, atau dengan memanfaatkan buah cengkeh yang sudah Anda miliki. Untuk buah cengkeh yang dianjurkan adalah buah cengkeh yang sudah tua, warnanya ungu kehitaman.

Pastikan bahwa buah cengkeh yang Anda pilih merupakan buah yang telah masak di pohonnya. Apabila Anda sudah mendapatkan buah yang berkualitas, maka tahap selanjutnya adalah memanfaatkan biji buahnya sebagai benih. Cara mendapatkan benih cengkeh dari buahnya dapat Anda lakukan dengan beberapa langkah berikut ini.

  • Kupas kulit buah cengkeh dengan berhati-hati
  • Pastikan bijinya tidak luka atau lecet
  • Keluarkan semua biji-biji yang ada di dalam buah
  • Hindari biji yang terlalu kecil maupun yang memiliki bercak hitam
  • Rendam biji yang terpilih menggunakan air selama satu hari
  • Cuci biji cengkeh dengan air
  • Ulangi pencucian sebanyak dua hingga tiga kali hingga lendir-lendir pada biji tidak ada lagi yang menempel
Baca Juga
SEO Bergaransi Murah Tembilahan Riau

2. Persiapan Media Tanam

Sebelum menanam, pemilihan media tanam juga harus dipikirkan. Berikut beberapa alat dan bahan yang perlu Anda siapkan untuk menanam cengkeh:

  • Tanah gembur
  • Pupuk kandang
  • Pot atau polybag yang telah dilubangi di bagian bawahnya
  • Cetok
  • Air secukupnya

budidaya tanaman cengkeh

 

3. Pembibitan Cengkeh

Tanaman cengkeh baiknya disemai terlebih dulu menggunakan media tanam yang lebih kecil untuk menstimulasi pertumbuhan akar. Dengan demikian, pembibitan dapat dikontrol dengan mudah hingga pertumbuhan tunas.

Berikut langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk pembibitan:

  • Campurkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingannya 2:1
  • Masukkan campuran tanah ke dalam pot atau polybag yang sudah disiapkan
  • Lubangi di bagian tengahnya
  • Letakkan biji cengkeh pada lubang
  • Tutupi dengan tanah
  • Padatkan tanah dengan perlahan
  • Siram menggunakan air secukupnya
  • Letakkan calon bibit di tempat yang strategis serta aman dari angin kencang
  • Pastikan tepapar sinar matahari sebanyak 25%
  • Kontrol pertumbuhan bibit cengkeh

4. Persiapan Lahan

Untuk tata cara menanam cengkeh agar berbuah lebat, tidak terlepas dari cara pengolahan lahan yang baik. Pengolahan lahan baiknya dilakukan dua bulan sebelum proses pemindahan bibit. Memang butuh waktu yang sedikit lebih lama untuk menunggu lahan agar siap untuk ditanami.

Berikut adalah metode pengolahan lahan yang dianjurkan:

  • Pilih lahan di area terbuka dan terpapar sinar matahari langsung
  • Bersihkan lahan dari bebatuan, gulma ataupun tanaman liar
  • Lakukan penggemburan pada lahan tanam
  • Diamkan lahan yang sudah digemburkan selama satu minggu untuk membantu sterilisasi tanah dari gas-gas yang mengancam pertumbuhan cengkeh
  • Cangkul tanah di kedalaman 75 cm
  • Pastikan lebar lubang tanam kurang lebih 50 cm
  • Masukkan pupuk kandang pada lubang tanam
  • Diamkan selama satu bulan agar pupuk meresap ke tanah
Baca Juga
Penyebab Rugi Pada Trading Forex & Cara Mengatasinya

5. Pemindahan Bibit Cengkeh

Yang dibutuhkan untuk memindahkan bibit cengkeh adalah bibit tanaman cengkeh itu sendiri serta lahan permanen yang akan dijadikan sebagai lahan tanam cengkeh. Bibit cengkeh yang sekiranya sudah bisa dipindahkan ke lahan permanen adalah bibit tanaman yang telah berusia 2 tahun.

Berikut merupakan tahapan pemindahan bibit cengkeh:

  • Pastikan bibit yang akan ditanam adalah bibit yang batangnya lurus.
  • Robek polybag
  • Ambil bibit cengkeh sampai ke akarnya
  • Semprotkan menggunakan air agar bersih dari tanah yang menempel
  • Tanam bibit pada lubang yang telah disiapkan
  • Tutup menggunakan tanah, padatkan dengan perlahan
  • Ikat tanaman menggunakan kayu
  • Posisikan kayu menancap dalam keadaan miring
  • Taburkan pupuk kandang disekitar tanaman
  • Tutupi kembali dengan tanah
  • Taburkan kapur pertanian disekitar tanaman untuk memperbaiki pH tanah

budidaya tanaman cengkeh

6. Perawatan Tanaman Cengkeh

Tanaman cengkeh yang sudah ditanam pada lahan permanen harus dijaga pertumbuhannya. Hal ini dapat menyebabkan tanaman rusak bahkan mati. Terutama pada tahun-tahun awal, perawatan intens harus dilakukan guna menjaga pertumbuhan tanaman agar menjadi kokoh, besar, dan cepat berbuah.

Berikut merupakan langkah perawatan tanaman cengkeh:

  • Beri pupuk secara berkala setiap 4 bulan sekali pada dua tahun pertama.
  • Semprotkan insektisida bila terdapat hambatan dalam pertumbuhan tanaman.
  • Siram tanaman dengan air terutama saat musim kemarau.
  • Cabutlah gulma atau tanaman liar yang tumbuh di area tanaman cengkeh.
  • Lakukan penggemburan tanah secara berkala setiap 1 bulan sekali.

7. Proses Panen Cengkeh

Diketahui bahwa satu pohon cengkeh dapat menghasilkan 3 sampai 5 kg cengkeh. Satu pohon cengkeh dapat dipanen 3 hinggs 6 kali. Jarak waktu panen adalah 5 sampai 7 hari. Panen harus dilakukan diwaktu yang tepat. Jika panen dilakukan lebih awal atau terlambat, maka cengkeh dianggap kurang berkualitas.

Baca Juga
Jasa Sewa Mesin Fotocopy Jogja Murah Indocopier

Proses panen cengkeh umumnyanya dilakukan dengan memetik bagian bunganya. Jangan sampai bunga mekar karena yang biasanya dibutuhkan yaitu bunga yang kuncup. Cukup petik bagian bunganya saja tanpa memetik ranting dan daunnya. Hal ini untuk menjaga pertumbuhan tunas tanaman cengkeh. Agar proses panen dapat berjalan dengan cepat dan mudah, sebaiknya gunakan mesin perontok cengkeh. Setelah memetik bunga, tempatkanlah bunga-bunga tersebut pada wadah.